Kisah Sukses Fujicon x PT GITS Indonesia: Menyatukan CRM, Proyek, dan Keuangan dalam Satu Sistem Terpusat
Gambaran Perusahaan
PT GITS Indonesia adalah perusahaan teknologi yang menyediakan layanan pengembangan perangkat lunak (aplikasi web dan mobile) yang scalable dan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Dengan banyak proyek berjalan bersamaan dan kolaborasi lintas fungsi, perusahaan membutuhkan pengelolaan proses yang rapi—mulai dari penjualan, pembelian, manajemen proyek, administrasi SDM, hingga pelaporan keuangan.
Kondisi (Sebelum)
Seiring pertumbuhan perusahaan, beberapa proses inti masih berjalan terpisah. Proses penjualan dan pembelian ditangani melalui alur yang berbeda, sehingga visibilitas dari prospek hingga delivery belum optimal. Di sisi operasional, belum ada sistem terpusat untuk manajemen proyek dan pengeluaran proyek, yang membuat kontrol biaya, progres, dan distribusi tugas kurang terstruktur. Tim HR juga mengalami kendala dalam melacak kehadiran dan cuti karyawan. Sementara itu, pelaporan keuangan belum terintegrasi sehingga membutuhkan upaya tambahan untuk menggabungkan data dan menyusun laporan yang konsisten.
Challenges
PT GITS Indonesia perlu menyelesaikan 4 kebutuhan utama:
- Proses penjualan dan pembelian masih ditangani secara terpisah.
- Belum ada sistem terpusat untuk manajemen proyek dan pengeluaran proyek.
- Kesulitan melacak kehadiran dan cuti karyawan.
- Pelaporan keuangan belum terintegrasi.
Solusi yang Dilakukan (Sesudah)
Untuk mengatasi tantangan tersebut, PT GITS Indonesia menerapkan solusi terintegrasi pada fungsi bisnis utama:
- Implementasi CRM & Penjualan. Modul CRM dan Penjualan digunakan untuk mengelola alur dari prospek sampai penjualan, sehingga pipeline lebih tertata dan proses penelusuran lebih jelas.
- Otomatisasi Permintaan Pembelian & Purchase Order. Proses pembelian dibuat lebih rapi melalui otomatisasi permintaan pembelian dan purchase order, sehingga koordinasi procurement lebih cepat dan terkontrol.
- Modul Proyek untuk Manajemen & Distribusi Tugas. Modul Proyek digunakan untuk mengelola proyek secara terpusat dan mendistribusikan tugas dengan lebih jelas kepada tim, mendukung eksekusi yang terstruktur.
- Integrasi SDM & Akuntansi. Integrasi modul SDM dan Akuntansi membentuk sistem SDM terpusat sekaligus mendukung pelaporan keuangan yang terintegrasi, mengurangi duplikasi kerja dan meningkatkan konsistensi laporan.
Hasil
Dengan mengubah proses yang sebelumnya terpisah menjadi sistem yang terintegrasi, PT GITS Indonesia meningkatkan visibilitas dan kontrol lintas fungsi—penjualan, pembelian, proyek, SDM, dan keuangan. Dampaknya, manajemen proyek dan pengeluaran menjadi lebih terpantau, pelacakan absensi/cuti lebih tertib, dan pelaporan keuangan lebih konsisten—mendorong efisiensi kerja dan kesiapan skalabilitas perusahaan.
